BUKIT LAWANG selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam yang menjadi habitat orangutan sumatera. Ribuan wisatawan lokal dan mancanegara datang setiap tahun untuk menyaksikan langsung satwa endemik Pulau Sumatera tersebut di kawasan hutan yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Leuser.
BUNGA RAFLESIA dan Amorphophallus ternyata menjadi daya tarik lain yang tidak kalah menarik di kawasan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Wisatawan yang ingin melihat dua tanaman langka ini dapat mengunjungi kawasan Ekowisata Batu Katak yang berada tidak jauh dari Bukit Lawang.
EKOWISATA BATU KATAK menawarkan panorama hutan tropis yang masih alami dengan aliran sungai yang jernih. Kawasan ini memiliki kekayaan flora khas Sumatera yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Di antara berbagai jenis tumbuhan yang tumbuh di kawasan tersebut, bunga raflesia dan Amorphophallus menjadi yang paling banyak menarik perhatian pengunjung.
BUNGA RAFLESIA dan Amorphophallus dikenal sebagai tanaman endemik Sumatera yang memiliki karakteristik unik. Kehadiran kedua tanaman ini memberikan nilai tambah bagi Ekowisata Batu Katak sehingga berbeda dengan destinasi wisata alam lainnya di Sumatera Utara. Keberadaan tanaman langka tersebut juga menjadi salah satu alasan wisatawan tertarik menjelajahi kawasan hutan di sekitar Batu Katak.

BATU KATAK yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser menjadi habitat alami bagi pertumbuhan bunga raflesia dan Amorphophallus. Kedua tanaman ini dapat ditemukan hampir sepanjang tahun, terutama saat musim hujan ketika kondisi lingkungan mendukung pertumbuhannya.
MESKI TUMBUH sepanjang tahun, bunga raflesia dan Amorphophallus tidak selalu berada dalam kondisi mekar. Wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan bunga tersebut disarankan mengetahui terlebih dahulu waktu mekarnya. Dengan informasi yang tepat, pengunjung memiliki peluang lebih besar untuk melihat langsung pesona bunga langka tersebut di habitat alaminya.
ORANGUTAN SUMATERA juga masih sering dijumpai di kawasan Ekowisata Batu Katak. Saat melakukan kegiatan trekking di dalam hutan, wisatawan berkesempatan melihat satwa langka ini di antara pepohonan tropis yang lebat. Pengalaman tersebut menjadi salah satu aktivitas favorit bagi wisatawan yang menyukai wisata alam dan satwa liar.
WISATA BATU KATAK tidak hanya menawarkan keindahan flora dan fauna. Pengunjung juga dapat menikmati kegiatan rafting menyusuri Sungai Berkail yang memiliki aliran air alami dan pemandangan hutan yang asri. Aktivitas ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang menyukai petualangan.
GOA-GOA ALAMI di kawasan Batu Katak juga menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Beberapa goa yang dapat dijelajahi antara lain Goa Air, Goa Bayak, Goa Jodoh, Goa Pupuk Mentar, Goa Batu Rijal, Goa Pintu Angin, dan Goa Mbelin. Setiap goa menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi keindahan alam bawah bukit.
EKOWISATA BATU KATAK menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang menyukai petualangan, berkemah, trekking, maupun sekadar menikmati suasana alam yang tenang bersama keluarga. Udara yang sejuk, lingkungan yang bebas polusi, serta keberadaan bunga raflesia, Amorphophallus, dan orangutan sumatera menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi di Kabupaten Langkat.








